Kompetitor Adalah: Arti dan Cara Menemukannya di Google

Kompetitor Adalah: Arti dan Cara Menemukannya di Google

Kompetitor adalah bisnis atau pihak lain yang memperebutkan pelanggan, perhatian, atau anggaran yang sama dengan bisnismu. Dalam bahasa Indonesia sering disebut pesaing. Kompetitor tidak selalu menjual produk yang persis sama. Kedai kopi bisa bersaing dengan minimarket yang menjual kopi botolan, karena keduanya memperebutkan uang jajan orang yang sama di jam yang sama.

Artikel ini membahas arti kompetitor dari sisi pemilik bisnis yang berjualan lewat website, iklan, atau Google Maps. Selain definisi dan jenisnya, ada satu hal yang jarang dibahas: kompetitor di dunia nyata sering berbeda dengan kompetitor yang kamu hadapi di hasil pencarian Google. Bagian kedua menjelaskan cara menemukan keduanya dengan alat yang sebagian besar gratis.

Arti kompetitor dalam bisnis

Kata kompetitor berasal dari bahasa Inggris competitor, yang artinya pesaing. Kompetitor bisnis adalah bisnis lain yang menawarkan pilihan ke calon pelanggan yang sama, sehingga setiap pelanggan yang memilih mereka adalah pelanggan yang tidak memilih kamu.

Perusahaan kompetitor adalah istilah yang sama dalam konteks perusahaan: perusahaan lain di pasar yang sama, yang bersaing soal harga, kualitas, layanan, atau lokasi. Sementara produk kompetitor adalah produk dari pesaing yang bisa menggantikan produkmu di mata pembeli, dan brand kompetitor adalah merek yang dibandingkan pembeli dengan merekmu sebelum memutuskan.

Yang menentukan siapa kompetitormu bukan kamu, tapi pembeli. Kalau calon pelanggan membandingkan bisnismu dengan bisnis lain sebelum membeli, bisnis lain itu kompetitor, meskipun kamu merasa kelasnya berbeda.

Jenis kompetitor: langsung, tidak langsung, dan pengganti

Pembagian yang paling sering dipakai ada tiga. Contohnya di bawah memakai satu bisnis yang sama, toko kue rumahan, supaya bedanya kelihatan.

JenisArtinyaContoh untuk toko kue rumahan
Kompetitor langsungMenjual produk sejenis ke pembeli yang samaToko kue lain di kota yang sama, harga mirip
Kompetitor tidak langsungProduknya berbeda, tapi memenuhi kebutuhan yang samaToko roti waralaba, penjual dessert box
PenggantiCara lain pembeli menyelesaikan kebutuhan tanpa membeli dari kategori iniPembeli memutuskan memanggang kue sendiri

Kompetitor langsung paling mudah dikenali dan biasanya paling sering dipantau. Kompetitor tidak langsung lebih sering terlewat, padahal merekalah yang diam-diam menggeser kebiasaan pelanggan. Kalau penjualan turun padahal kompetitor langsung tidak berubah apa-apa, lihat ke kompetitor tidak langsung dan pengganti.

Kompetitor bisnis berbeda dengan kompetitor di Google

Begitu bisnismu mulai mengandalkan pencarian Google, muncul jenis pesaing lain: pihak yang merebut posisi di halaman hasil pencarian untuk kata kunci yang dicari calon pelangganmu. Mereka belum tentu bisnis sejenis.

Ambil contoh jasa renovasi rumah di Bekasi. Saat orang mengetik kata kunci jasa renovasi rumah bekasi, yang muncul di halaman pertama bisa berupa iklan kontraktor besar, direktori jasa, marketplace jasa, artikel media tentang biaya renovasi, dan beberapa kontraktor lokal di Google Maps. Semua itu memperebutkan klik yang sama, meskipun hanya sebagian yang benar-benar menjual jasa renovasi.

HalKompetitor bisnisKompetitor pencarian
SiapaBisnis yang dibandingkan pembeliSiapa pun yang muncul di hasil Google untuk kata kunci kamu
Yang diperebutkanPelanggan dan transaksiPosisi, klik, dan tayangan
ContohToko sejenis di kota yang samaMarketplace, direktori, media, blog, pengiklan lain
Cara menemukanTanya pelanggan, survei pasarCek hasil pencarian, Auction insights, alat SEO

Bedanya penting karena cara menghadapinya berbeda. Kompetitor bisnis dihadapi lewat produk, harga, dan layanan. Kompetitor pencarian dihadapi lewat halaman yang lebih menjawab pertanyaan pencari, profil Google Maps yang lebih lengkap, atau iklan yang lebih tepat sasaran. Bisnis kecil yang produknya lebih bagus pun bisa kalah klik dari direktori yang halamannya lebih rapi.

Cara menemukan kompetitor di Google

Urutan di bawah bisa kamu kerjakan sendiri dalam satu sore. Siapkan spreadsheet sederhana untuk mencatat siapa saja yang muncul.

1. Kumpulkan kata kunci yang benar-benar dipakai pelanggan

Mulai dari cara pelanggan menyebut kebutuhannya, bukan istilah internal. Tanya beberapa pelanggan terakhir apa yang mereka ketik di Google sebelum menemukanmu. Kalau website kamu sudah terhubung ke Google Search Console, buka laporan Performa lalu tab Kueri. Di sana tercatat kata kunci yang membuat websitemu muncul, lengkap dengan posisi rata-ratanya. Search Console tidak menampilkan nama pesaing, tapi daftar kueri itu bahan terbaik untuk langkah berikutnya.

2. Cek halaman hasil pencarian untuk tiap kata kunci

Ketik setiap kata kunci di Google, sebaiknya di jendela samaran (incognito) supaya riwayat pencarianmu tidak memengaruhi hasil. Catat siapa yang muncul di empat area: iklan di bagian atas, hasil Google Maps, hasil organik halaman pertama, dan bagian lain seperti marketplace atau video. Untuk bisnis lokal, cek juga dari ponsel dengan lokasi aktif, karena hasil Maps sangat bergantung pada lokasi pencari.

3. Buka Auction insights kalau kamu memasang Google Ads

Auction insights di Google Ads menunjukkan pengiklan lain yang ikut lelang yang sama dengan iklanmu. Untuk kampanye Search, laporan ini menampilkan beberapa angka, antara lain impression share (seberapa sering iklan tampil dibanding total kesempatan), overlap rate (seberapa sering iklan pesaing tampil bersamaan dengan iklanmu), dan position above rate (seberapa sering iklan pesaing tampil di atas iklanmu). Dari sini kelihatan siapa pesaing iklan yang paling sering bertemu denganmu, sesuatu yang tidak bisa ditebak hanya dari pencarian manual.

4. Lihat pesaing di Google Maps

Untuk bisnis dengan lokasi fisik, cari kategori bisnismu ditambah nama area, misalnya klinik gigi Tebet. Bisnis yang muncul di tiga teratas Maps adalah pesaing paling nyata untuk pencarian lokal. Perhatikan jumlah ulasan, kelengkapan foto, jam buka, dan kategori yang mereka pilih.

5. Pakai alat SEO untuk melihat lebih luas

Alat SEO berbayar seperti Ahrefs atau Semrush bisa menunjukkan situs lain yang bersaing di banyak kata kunci yang sama dengan websitemu, termasuk kata kunci yang belum kamu pantau. Untuk bisnis yang baru mulai, langkah 1 sampai 4 biasanya sudah cukup. Alat berbayar baru terasa perlu saat jumlah kata kunci yang dipantau sudah puluhan.

Apa yang perlu dicatat dari setiap kompetitor

Daftar nama saja tidak banyak membantu. Untuk tiap kompetitor yang muncul berulang, catat hal-hal yang bisa kamu bandingkan dan tindak lanjuti:

  • Kata kunci tempat mereka muncul dan posisinya.
  • Jenis halaman yang mereka tampilkan: halaman layanan, artikel, katalog, atau profil Maps.
  • Apa yang mereka janjikan di judul dan deskripsi, termasuk harga kalau dicantumkan.
  • Jumlah dan isi ulasan, terutama keluhan yang berulang.
  • Cara mereka menerima pertanyaan: formulir, WhatsApp, telepon, atau marketplace.

Dari catatan ini biasanya muncul pola. Misalnya, semua pesaing di halaman pertama mencantumkan kisaran harga, sementara halamanmu tidak. Atau pesaing di Maps punya ratusan foto, sementara profilmu baru lima. Tujuan memantau kompetitor bukan meniru mereka, tapi menemukan celah yang belum mereka isi.

Kalau ingin catatan ini tidak berhenti di spreadsheet yang lupa dibuka, cara menyusunnya jadi tampilan yang dicek rutin ada di artikel dashboard penjualan.

Kesalahan yang sering terjadi saat memantau kompetitor

Kesalahan pertama adalah menganggap semua yang muncul di Google sebagai pesaing bisnis. Media berita atau ensiklopedia yang menempati posisi atas memang merebut klik, tapi kamu tidak perlu mengalahkan mereka di semua kata kunci. Pilih kata kunci yang hasil pencariannya diisi bisnis sejenis, karena di sana peluangmu paling masuk akal.

Kesalahan kedua adalah meniru mentah-mentah. Kalau semua pesaing memakai pesan yang sama, ikut memakai pesan itu justru membuatmu sulit dibedakan. Kesalahan ketiga adalah memantau sekali lalu lupa. Hasil pencarian dan iklan berubah terus. Cek ulang setiap satu sampai tiga bulan sudah cukup untuk bisnis kecil.

Kesalahan keempat adalah langsung menaikkan anggaran iklan karena melihat pesaing tampil di atas. Kalau halaman tujuanmu belum meyakinkan, tambahan anggaran hanya memperbanyak klik yang tidak jadi pembeli. Sebelum menambah anggaran, pastikan dulu halaman yang dituju sudah menjawab pertanyaan pembeli. Contoh susunan halaman yang rapi bisa kamu lihat di contoh website company profile.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu kompetitor dalam bahasa sederhana?

Kompetitor adalah pesaing, yaitu bisnis lain yang bisa dipilih calon pelangganmu sebagai pengganti bisnismu. Kalau pembeli membandingkan kamu dengan mereka sebelum membeli, mereka kompetitor.

Apa beda kompetitor langsung dan tidak langsung?

Kompetitor langsung menjual produk sejenis ke pembeli yang sama. Kompetitor tidak langsung menjual produk berbeda yang memenuhi kebutuhan yang sama, misalnya toko roti bagi toko kue.

Apakah marketplace termasuk kompetitor?

Bisa iya, bisa tidak. Kalau kamu juga berjualan di marketplace, marketplace adalah saluran penjualanmu. Tapi di hasil pencarian Google, halaman marketplace yang menampilkan penjual lain merebut klik yang sama, jadi ia termasuk kompetitor pencarian.

Seberapa sering perlu mengecek kompetitor?

Untuk bisnis kecil, cek hasil pencarian dan Google Maps setiap satu sampai tiga bulan sudah cukup. Kalau kamu memasang iklan, lihat Auction insights setiap bulan atau setiap kali biaya per klik naik tajam.

Kalau kamu belum yakin siapa pesaingmu di Google

Banyak pemilik bisnis yang kami temui tahu persis siapa pesaingnya di dunia nyata, tapi belum pernah melihat siapa yang muncul saat pelanggannya mencari di Google. Di layanan SEO kami, pemetaan ini selalu jadi langkah awal sebelum menulis halaman apa pun. Kalau kamu memasang iklan, pembacaan Auction insights juga jadi bagian rutin di layanan iklan digital. Gambaran biayanya bisa kamu baca dulu di artikel harga jasa SEO.

Kirim WA berisi nama bisnismu, kota, dan dua atau tiga kata kunci yang menurutmu dipakai pelanggan. Kami balas dalam 1-2 hari kerja dengan catatan singkat siapa saja yang muncul di halaman pertama dan celah yang terlihat. Tanpa kewajiban lanjut.

Semua artikel
Siap mulai?

Mulai dari kebutuhan bisnis kamu.

Kirim alamat website atau ceritakan kendala kamu. Kita bahas pekerjaan yang perlu didahulukan.

Chat WhatsApp